Cbdpoker, Situs cbdpoker, Link alternatif cbdpoker, Dua hari sebelum Lebaran, seorang pria berinisial ED (36) ketahuan istrinya sedang perkosa gadis berusia 17 tahun berinisial MT.
Merasa dikhianati karena ulah suami, istri melaporkan ED ke keluarga korban dan pihak kepolisian.
ED yang tahu aksinya kepergok istri langsung melarikan diri namun akhirnya menyerahkan diri juga.
Di Polrestabes Palembang, ED memberikan pengakuan mengapa tega melakukan hal tak senonoh kepada korban.
Dikatakan bapak dua anak ini, mulanya ia sering melihat MT lewat di depan rumahnya.
ED tergoda dengan MT sehingga timbul niat untuk memperkosanya.
Saat itu April 2020, ED membujuk MT untuk datang ke rumahnya.
Setelah MT masuk ke rayuannya, ED langsung melancarkan aksi bejatnya tersebut.
Karena aksi pertama Cbdpoker tak ketahuan, ED melakukan perbuatan tersebut sebanyak empat kali di lokasi yang berbeda.
ED yang merupakan warga Kecamatan Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan ini mengaku terakhir memperkosa korban dua hari sebelum Lebaran.
"Terakhir dua hari sebelum Lebaran, setelah itu saya kabur dari rumah karena ketahuan istri," kata ED dikutip dari Kompas.com, Jumat (29/5/2020).
Selain itu, ED menyebut melakukan hubungan intim dengan korban atas dasar suka sama suka.
ED juga mengaku cinta kepada MT hingga nekat melakukan perbuatan tak senonoh tersebut.
"Saya sayang sama dia (korban), jadi kami melakukan hubungan badan
Meski begitu, ED sadar apa yang dilakukannya adalah perbuatan yang tak bisa dibenarkan.
"Saya mengakui memang saya yang salah, nafsu dan khilaf di saat melihat korban. Kami sudah berhubungan empat kali," ujar ED.
ED mengaku mulai memendam perasaan cinta pada korban sejak Januari lalu.
Pria yang telah beristri dan memiliki dua orang anak ini mengaku, tak bisa membendung hawa nafsunya saat berjumpa dengan korban pada pertengahan April lalu.
"Saya dan korban deketan rumah. Kami berdua sering bertemu dan saya cinta dia." ucap ED
Ed sendiri mengatakan, perbuatan tersebut di lakukan atas dasar sama-sama suka tanpa adanya unsur pemaksaan.
Sempat dilakukan saat bulan Ramadan
Selama bulan Ramadan, ED kembali melakukan perbuatannya, bahkan sebanyak empat kali.
"Kami sudah berhubungan empat kali," ujarnya.
Yang lebih mengejutkan, ED mengaku dua kali menyetubuhi MT di rumahnya.
"Sempat dua kali saya lakukan di rumah korban pada malam hari saat kedua orang tuanya sedang tidur," ujar pria sehari-hari bekerja menjadi buruh bangunan itu.
Sempat Kabur
Panik saat tepergok istri, ED rupanya sempat kabur dan bersembunyi.
Usai aksinya dipergoki istri, pelaku ini sempat kabur karena takut diamuk massa oleh keluarga korban.
"Setelah saya ketahuan saya sembunyik, setelah itu menyerahkan diri saya," ungkapnya.
Perbuatan bejat ED pun diketahui oleh sang istri yang melapor ke keluarga korban.
Hal itu pun dibenarkan oleh pihak keluarga korban.
"Jadi si ED ini sempat kabur, namun pihak keluarganya memintanya agar segera menyerahkan diri."
Akhirnya ayah si korban mengatakan bahwa, Orang tuanya yang menyerahkan diri anaknya untuk segera di proses." ucap Zaini, ayah korban.
Setelah diadakan musyawarah oleh pihak keluarga korban beserta anggota Bhabinkamtibmas Polsek setempat, akhirnya disepakati untuk menyerahkan ED ke Polrestabes Palembang.
Keluarga meminta agar ED dihukum seberat-beratnya karena dinilai telah merusak masa depan MT.
"Kami minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Anak saya masih syok, trauma," tandas Zaini.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT, AKP Heri membenarkan bahwa pelaku telah ditangkap.
Dia menyebutkan bahwa si pelaku saat ini telah di tahan agar menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Dari informasi sementara, motif pelaku karena suka sama suka.
Namun, demikian proses hukum tetap berlanjut, karena korban diketahui masih di bawah umur.
"Laporan sudah kami terima dan perkara ini ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang," kata Heri.
"Korban masih di bawah umur, motifnya cinta. Tapi masih kita dalami," katanya.












